BANGKA TENGAH – Bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan, September mendatang bisa menjadi momentum yang tidak boleh dilewatkan.
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah akan menghadirkan Job Fair Mini pada 9-10 September 2026, dengan membuka akses langsung antara pencari kerja dan perusahaan.
Sedikitnya 132 lowongan pekerjaan telah tersedia dari 11 perusahaan yang hingga kini telah mendaftarkan diri sebagai peserta. Lowongan tersebut berasal dari berbagai bidang dan jenjang pendidikan, mulai dari lulusan SLTA hingga S1.
Jumlah tersebut masih berpeluang bertambah. Pemerintah daerah masih membuka kesempatan bagi perusahaan lain yang ingin bergabung dan menawarkan kebutuhan tenaga kerja kepada masyarakat.
Kepala DPMPTK Kabupaten Bangka Tengah, Risaldi Adhari, mengatakan Job Fair Mini ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda pemerintah, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang sedang membutuhkan pekerjaan.
“Kami akan menyelenggarakan job fair ini tanggal 9 sampai 10 September. Terdiri dari 132 lowongan pekerjaan sampai hari ini. Mudah-mudahan bisa menambah lowongan lagi untuk level S1 dan SLTA,” ujar Risaldi, Kamis (27/8/2026), di ruang kerjanya.
Job Fair Mini tersebut juga menjadi catatan tersendiri bagi Kabupaten Bangka Tengah karena merupakan kegiatan pertama yang digelar di daerah tersebut.
Menurut Risaldi, persoalan mencari pekerjaan tidak selalu hanya mengenai ketersediaan lowongan. Tidak kalah penting adalah bagaimana pencari kerja dapat bertemu langsung dengan perusahaan dan memperoleh informasi yang jelas mengenai posisi serta kualifikasi yang dibutuhkan.
Karena itu, pemerintah hadir dengan menyediakan ruang pertemuan bagi kedua pihak.
“Tujuannya kita memfasilitasi pencari kerja dan penyedia pekerjaan untuk bertemu di satu titik, sehingga pencari kerja memiliki peluang yang lebih besar dan mendapatkan lebih banyak informasi tentang peluang pekerjaan,” jelasnya.
Berbagai jenis pekerjaan akan ditawarkan. Mulai dari HRD, pengantar barang J&T, hingga posisi di sektor ritel seperti Indomaret. Artinya, kesempatan tidak hanya terbuka bagi satu kelompok pendidikan atau keahlian tertentu.
Bagi pencari kerja, keberadaan 132 lowongan ini tentu menjadi angin segar. Namun, kesempatan tersebut tidak akan berarti jika tidak dimanfaatkan.
Risaldi mengajak masyarakat untuk datang dan memanfaatkan setiap informasi yang tersedia dalam Job Fair Mini tersebut.
“Kita berharap kondisi ini dimanfaatkan oleh pencari kerja sehingga peluang pekerjaan ini bisa ditangkap sebanyak-banyaknya oleh masyarakat,” katanya.
Dengan mempertemukan perusahaan dan pencari kerja secara langsung, Job Fair Mini diharapkan mampu mengurangi jarak antara kebutuhan dunia usaha dan masyarakat yang membutuhkan pekerjaan.
Sebab, bagi seseorang yang sedang mencari pekerjaan, satu lowongan bisa menjadi lebih dari sekadar angka. Satu lowongan bisa menjadi awal penghasilan, membantu keluarga, membangun kemandirian, dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik.
Karena itu, 9-10 September 2026 diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat Bangka Tengah untuk datang dengan membawa CV, kesiapan, kompetensi, dan semangat untuk mendapatkan pekerjaan.
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berharap 132 lowongan yang tersedia tidak berhenti sebagai informasi di atas kertas, tetapi benar-benar mampu membuka lapangan pekerjaan dan menghadirkan kesempatan baru bagi masyarakat. (NP)





