HEADLINERAGAM

Bukan Soal Nominal, Konsumen Soroti Transparansi Transaksi di Indomaret Koba

×

Bukan Soal Nominal, Konsumen Soroti Transparansi Transaksi di Indomaret Koba

Sebarkan artikel ini
Gambar ilustrasi (net)

BANGKA TENGAH – Pelayanan salah satu gerai Indomaret di Kota Koba, Kabupaten Bangka Tengah, menjadi sorotan seorang konsumen setelah menemukan ketidaksesuaian dalam transaksi pembelian, Sabtu (27/9/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.

Konsumen berinisial C tersebut mengaku menemukan adanya selisih pembayaran Rp600 serta struk transaksi yang disebut tergabung dengan transaksi pelanggan sebelumnya.

Kejadian itu bermula ketika konsumen membeli dua buah air galon di gerai Indomaret yang berada di sebelah Metro Fried Chicken Koba.

Saat hendak membayar secara tunai, konsumen mengaku menanyakan total pembayaran kepada kasir. Ia kemudian disebut mendapat jawaban Rp28.000.

Konsumen menyerahkan uang Rp30.000 dan menerima kembalian Rp2.000.

Namun, setelah memeriksa struk pembayaran, konsumen mengaku menemukan sejumlah ketidaksesuaian. Selain tercantum sejumlah item yang disebut merupakan transaksi pelanggan sebelumnya, pembelian air galon yang dilakukan sebanyak dua buah justru tercetak tiga buah dengan harga Rp13.700 per buah.

Jika mengacu pada dua buah air galon tersebut, konsumen menghitung total pembelian seharusnya Rp27.400.

Ia kemudian mempertanyakan selisih Rp600 kepada kasir. Menurut pengakuan konsumen, kasir menjelaskan bahwa selisih tersebut merupakan donasi.

Konsumen pun menyampaikan keberatan dan meminta agar transaksi donasi dilakukan secara transparan.

“Bukan masalah nilainya. Kalau memang donasi, seharusnya ditanyakan dulu kepada customer dan tercantum dengan jelas di struk. Ini menyangkut transparansi dan kejelasan transaksi,” ujar konsumen kepada media RAKYATPOS.COM, Minggu (27/9/26).

Selain persoalan selisih pembayaran, konsumen juga mempertanyakan struk transaksi yang disebut tergabung dengan transaksi pelanggan sebelumnya.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat membuat konsumen kesulitan memastikan apakah seluruh item dan nominal yang tercantum dalam struk benar-benar merupakan barang yang dibelinya.

Atas kejadian tersebut, konsumen meminta manajemen Indomaret melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap kasir agar lebih teliti serta meningkatkan transparansi dalam setiap transaksi.

Ia juga menyarankan agar pihak gerai menyediakan pecahan uang yang lebih kecil sehingga pembayaran dapat disesuaikan dengan nominal transaksi.

“Sekali lagi, ini bukan persoalan nominal. Saya berharap ini menjadi bahan evaluasi agar pelayanan ke depan lebih baik dan konsumen merasa nyaman serta mendapatkan informasi transaksi secara jelas,” katanya.

Konsumen juga meminta agar mekanisme donasi dalam transaksi dijelaskan secara terbuka kepada pelanggan dan setiap donasi yang disetujui dicantumkan secara jelas dalam struk.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak manajemen Indomaret terkait keluhan konsumen tersebut. (NP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *