PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang berencana mengembangkan Taman Mandara di Kelurahan Kejaksaan menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang usaha bagi warga sekitar.
Rencana tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, saat menghadiri kegiatan Bakti Sosial Gembira bagi kaum dhuafa, marbot masjid, dan guru ngaji di Taman Mandara, Rabu (28/10/2026).
Dessy mengatakan, pengembangan kawasan tersebut diharapkan dapat meningkatkan aktivitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi warga melalui penyediaan ruang untuk berjualan dan kegiatan lainnya.
Menurutnya, kawasan Taman Mandara berpotensi menjadi ruang publik yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Namun, rencana pengembangan tersebut masih memerlukan tahapan perencanaan, termasuk penyusunan detail engineering design (DED) atau rancangan teknis terperinci.
Ia berharap rencana tersebut dapat berjalan dengan baik sehingga Taman Mandara semakin ramai dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Selain rencana pengembangan kawasan, Dessy juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran drainase, sebagai upaya mengurangi risiko banjir di Kota Pangkalpinang.
Ia menegaskan, penanganan persoalan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan tempat tinggal masing-masing.
“Kalau hujan sedikit, kita kebanjiran. Masyarakat kebanyakan menyalahkan pemerintah, tetapi kita sendiri tidak mau menjaga lingkungan,” ujar Dessy.
Ia mengimbau warga untuk rutin membersihkan selokan di sekitar rumah dan tidak menunggu petugas kelurahan atau perangkat lingkungan melakukan kerja bakti.
“Tidak usah menunggu Pak Lurah atau perangkat lingkungan yang membersihkan. Kita bersihkan sendiri selokan di dekat rumah atau ajak tetangga untuk bergotong royong,” katanya.
Menurut Dessy, kesadaran menjaga kebersihan lingkungan merupakan langkah penting untuk menciptakan permukiman yang nyaman sekaligus meminimalkan risiko genangan saat hujan.
Dalam kesempatan tersebut, Dessy juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas dukungan dalam penyelenggaraan Bakti Sosial Gembira bagi kaum dhuafa, marbot masjid, dan guru ngaji.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik serta membawa manfaat dan keberkahan bagi para penerima.
Dessy menambahkan, pembangunan kawasan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat perlu berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui rencana pengembangan Taman Mandara, Pemkot berharap kawasan tersebut dapat menjadi ruang aktivitas masyarakat yang lebih produktif, mendukung peluang ekonomi warga, serta tetap terjaga kebersihan dan kenyamanannya. (NP)





