HEADLINEPEMKOT

Gedung Geriatri RSUD Depati Hamzah Diresmikan

×

Gedung Geriatri RSUD Depati Hamzah Diresmikan

Sebarkan artikel ini
Saparudin

PANGKALPINANG – Peresmian Gedung Geriatri RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang bukan sekadar penambahan fasilitas kesehatan.

Pemerintah Kota Pangkalpinang mulai menyiapkan konsep pelayanan lansia yang lebih aktif hingga menjangkau masyarakat di rumah.

Hal tersebut disampaikan dalam rangkaian peresmian Gedung Geriatri sekaligus peringatan Hari Jadi Kota Pangkalpinang ke-269, kegiatan donor darah dan pelepasan pegawai purna bakti UPTD RSUD Depati Hamzah, Sabtu (5/9/2026).

Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, mengatakan pemerintah daerah ingin menjadikan layanan geriatri sebagai pusat pelayanan kesehatan lansia yang terintegrasi.

Tidak berhenti pada pelayanan di dalam gedung, pemerintah juga menyiapkan gagasan layanan bergerak yang dapat mendatangi lansia di rumah.

“Harapan kita ke depan bahwa unit geriatri ini memiliki mobil khusus untuk layanan para lansia,” ujarnya.

Konsep tersebut memungkinkan lansia mendapatkan pelayanan ketika mengalami gangguan kesehatan dan membutuhkan pemeriksaan tanpa harus datang sendiri ke rumah sakit.

“Kalau ada lansia sakit, telepon, ‘Pak Tamrin, sakit!’ Langsung Pak Tamrin datang pakai mobil,” katanya.

Apabila kondisi lansia membutuhkan penanganan lebih lanjut, petugas dapat membawa pasien menuju rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan medis.

Selain kendaraan layanan, Pemkot Pangkalpinang juga mendorong RSUD Depati Hamzah membangun basis data lansia yang dilengkapi rekam medis.

Basis data tersebut dinilai penting agar pemerintah dan tenaga kesehatan mengetahui kondisi kesehatan setiap lansia dan dapat melakukan pemantauan secara berkala.

“Jadi para lansia ini kita tahu, oh lansia ini ada darah tinggi, ada sakit diabetes. Dan secara rutin kita lakukan pemeriksaan, baik itu di Puskesmas maupun di unit geriatri ini,” jelasnya.

Konsep pelayanan tersebut terinspirasi dari sistem pelayanan lansia di salah satu kawasan di Australia yang menurutnya memberikan perhatian khusus kepada masyarakat lanjut usia.

Ia membayangkan Pangkalpinang ke depan memiliki lingkungan pelayanan yang membuat para lansia merasa nyaman karena mendapatkan perhatian kesehatan secara rutin.

“Jadi itu adalah impian kita. Impian kita bersama dengan adanya unit geriatri ini, para lansia bisa dilayani di sini,” katanya.

Menurutnya, pelayanan kesehatan bagi lansia harus dilakukan secara berkelanjutan. Pemeriksaan rutin diharapkan dapat mendeteksi penyakit lebih awal sekaligus menjaga kualitas hidup masyarakat lanjut usia.

Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan apresiasi kepada RSUD Depati Hamzah beserta jajaran tenaga kesehatan yang terus meningkatkan kualitas pelayanan.

Ia menilai keramahan tenaga medis menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan pasien.

“Kalau Pak Dokternya senyum terus, Ibu Dokternya senyum terus waktu memeriksa pasien, belum diobat sudah banyak sembuh,” ujarnya dengan nada bercanda.

Suasana pun mencair ketika ia menyebut bahwa kondisi psikologis pasien juga dapat memengaruhi proses pelayanan kesehatan.

“Kadang-kadang sakit ini lebih kepada mental kita di dalam. Kalau ketemu Pak Dokter, apalagi ketemu Dokter Tamrin, senyum saja seperti Dokter Tamrin, langsung sembuh,” katanya.

Di akhir sambutan, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Pangkalpinang, Forkopimda serta berbagai pihak yang mendukung terwujudnya Gedung Geriatri dan Unit Layanan Lansia.

Peresmian fasilitas tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan bagi lansia sekaligus membuka arah baru pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Dengan konsep layanan di gedung dan rencana layanan bergerak, Pemkot Pangkalpinang berharap para lansia dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara lebih mudah, cepat dan nyama. (NP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *