BATENGHEADLINE

Universitas Pertiba Perkuat Link and Match Kampus

×

Universitas Pertiba Perkuat Link and Match Kampus

Sebarkan artikel ini
Wakil Rektor Universitas Pertiba, Eko Riyadi, saat sosialisasi di Job Fair Bangka Tengah. (Ist)

BANGKA TENGAH – Universitas Pertiba memanfaatkan Job Fair Mini Kabupaten Bangka Tengah 2026, sebagai momentum memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia kerja, Rabu (9/9/26).

Tak sekadar memperkenalkan kampus, kegiatan ini menjadi ruang bagi Pertiba untuk membaca langsung kebutuhan kompetensi yang dicari perusahaan.

Job Fair Mini yang berlangsung 9-10 September 2026 itu diikuti 13 perusahaan dengan menyediakan 136 lowongan pekerjaan dari berbagai bidang.

Wakil Rektor Universitas Pertiba Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kemitraan, Eko Riyadi, mengatakan kegiatan tersebut memiliki nilai strategis karena mempertemukan pencari kerja, dunia pendidikan dan dunia usaha secara langsung.

“Job Fair Mini ini merupakan kegiatan yang sangat positif karena mempertemukan secara langsung dunia pendidikan, dunia usaha dan pencari kerja,” ujar Eko Riyadi.

Menurut Eko, keberadaan 136 lowongan dari 13 perusahaan menjadi peluang bagi mahasiswa dan alumni Universitas Pertiba untuk melihat secara langsung kompetensi yang saat ini dibutuhkan industri.

Informasi tersebut, kata dia, penting bagi mahasiswa untuk mempersiapkan kemampuan yang lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Pertiba Dorong Pendidikan Selaras Kebutuhan Industri

Eko menuturkan, keikutsertaan Universitas Pertiba dalam Job Fair Mini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan program pendidikan kepada masyarakat, terutama calon mahasiswa.

Menurutnya, perkembangan kebutuhan tenaga kerja di industri dapat menjadi salah satu pertimbangan masyarakat dalam menentukan pilihan perguruan tinggi dan bidang keilmuan.

“Bagi Universitas Pertiba, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi penerimaan mahasiswa baru,” katanya.

Namun, Eko menegaskan perguruan tinggi tidak cukup hanya berorientasi pada pendidikan akademik. Kampus juga dituntut membangun jejaring dengan dunia kerja agar mahasiswa dan alumni memiliki akses yang lebih luas terhadap peluang karier.

“Kami ingin menunjukkan bahwa perguruan tinggi tidak hanya memberikan pendidikan akademik, tetapi juga harus mampu membangun jejaring dengan dunia kerja sehingga mahasiswa dan alumni memiliki akses yang lebih luas terhadap peluang karier,” jelasnya.

Tak hanya mahasiswa, Universitas Pertiba juga menaruh perhatian terhadap keberadaan alumni.

Eko menyebut alumni merupakan bagian penting dalam ekosistem perguruan tinggi sekaligus dapat menjadi penghubung antara kampus dengan dunia usaha dan dunia industri.

Karena itu, Universitas Pertiba akan terus mendorong perluasan kerja sama dengan perusahaan, instansi pemerintah maupun berbagai lembaga lainnya.

Kerja sama tersebut dapat dikembangkan melalui program kemitraan, magang, rekrutmen, pengembangan kompetensi hingga kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi.

“Kami berharap kegiatan seperti Job Fair Mini ini dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan. Tidak hanya menjadi tempat bertemunya perusahaan dengan pencari kerja, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha dan masyarakat,” tambah Eko.

Bagi Universitas Pertiba, Job Fair Mini Bangka Tengah 2026 menjadi bagian dari langkah memperkuat link and match antara pendidikan dan dunia kerja.

Momentum tersebut sekaligus menjadi upaya mendorong mahasiswa dan alumni agar semakin siap menghadapi kebutuhan industri serta persaingan karier yang semakin kompetitif. (NP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *