BATENGHEADLINE

Perkuat Perlindungan Anak, Hoaks dan Radikalisme Jadi Sorotan

×

Perkuat Perlindungan Anak, Hoaks dan Radikalisme Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

BANGKA TENGAH – Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Tengah membekali 46 pelajar SMP dan SMA dengan edukasi psikologi remaja, bahaya hoaks, dan radikalisme digital melalui kegiatan Forum Anak Selawang Segantang (FAST), Rabu (28/10/2026).

Kegiatan yang digelar DPPKBPPPA Bangka Tengah di Gedung Diklat BKPSDMD ini, menjadi upaya memperkuat perlindungan anak sekaligus meningkatkan kualitas hidup generasi muda.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengatakan, pembekalan ini penting agar remaja mampu memahami tantangan sosial dan pengaruh negatif di tengah derasnya arus informasi digital.

“Anak-anak kita diundang untuk mendengarkan saran dan uraian dari psikolog tentang kehidupan remaja, terutama dari sisi psikologisnya,” ujar Algafry.

Selain menghadirkan psikolog, Pemkab Bangka Tengah juga menggandeng Densus 88 untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai berbagai tantangan di lingkungan sosial, termasuk radikalisme digital.

Menurut Algafry, ancaman terhadap generasi muda tidak hanya berupa berita bohong atau hoaks, tetapi juga berbagai perilaku negatif yang dapat memengaruhi pola pikir dan masa depan anak.

Ia berharap edukasi tersebut dapat membantu pelajar mengenali serta menghindari pengaruh negatif.

Algafry juga menegaskan bahwa Forum Anak Selawang Segantang memiliki peran strategis sebagai wadah bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi dan memberikan masukan bagi pembangunan daerah.

Sementara Kepala DPPKBPPPA Bangka Tengah, Wiwik Susanti, mendorong anggota FAST menjalankan peran sebagai Pelopor dan Pelapor dalam perlindungan anak.

Menurut Wiwik, pelopor berarti menjadi teladan, menginspirasi melalui perilaku positif, serta menjadi agen perubahan di lingkungan sekitar.

Sementara pelapor berarti berani menyampaikan laporan apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan anak atau mengancam pemenuhan hak-hak mereka.

“Anak-anak juga harus berani melaporkan hal-hal di sekitar mereka yang sekiranya membahayakan dan merenggut hak-hak anak, tentunya sesuai dengan prosedur yang ada karena forum anak adalah mitra strategis pemerintah,” terang Wiwik.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Bangka Tengah berharap FAST semakin berperan aktif dalam membangun lingkungan yang aman, mendukung tumbuh kembang anak, serta memperkuat partisipasi anak dalam pembangunan daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *